Sabtu, 25 Oktober 2014

Pendampingan Waria di Bangkok

Sebutkan satu kata yang berkaitan dengan semua kata berikut: asam, pepaya, ayam, durian, gajah, dan kangkung! Ah, agaknya masih terlalu sulit untuk dijawab. Baiklah, beberapa petunjuk tambahan yang lebih mudah: Khaosai Galaxy, Ong Bak, Swarnabhumi, Ayyuthaya, Pagoda, dan Tuk-Tuk. Sudah tertebak-kah? Benar, semua kata tersebut melekat kuat pada Kota yang tercatat dalam Guinness Book of The Records sebagai Kota dengan Nama Resmi Terpanjang di Dunia: Bangkok.

Bangkok memang salah satu sentrum peradaban dunia, seperti halnya Malang dan Blitar. Tak heran, Bangkok merupakan salah satu destinasi wisata favorit seperti halnya Malang dan Blitar. Sehingga, berbahagialah beberapa utusan kebudayaan Komunitas Averroes yang bulan depan akan berlibur ke Bangkok dan sekitarnya.

Utusan Kebudayaan? Ya, beberapa tahun silam, Yoyok, Paring dan Hermawan pernah terlibat dalam pendampingan terhadap kalangan waria di Surabaya. Mereka menjalankan misi PuSPeK Averroes. Pendampingan tersebut terbilang sukses. Bisa jadi, Yoyok ingin melanjutkan aktivitas pendampingan tersebut di Thailand yang disebut-sebut sebagai surga bagi para waria. Karena itu, dalam misi kali ini, Yoyok mengikutsertakan timnya yang terbukti handal: Saiful, Hanifah, Rif’an, Anwar, Edheng, Sutomo, Rian, dan Daman. Suluh tidak diajak karena alasan psikologis: dikuatirkan kambuh menjadi waria lagi.

Untuk mendoakan sahabat-sahabat kita agar selalu bahagia dan selamat selama liburan dan sesudahnya, tidak tersesat sehingga tetap bisa pulang, tetap eling di jalan yang benar, serta doa sehat, selamat, bahagia bagi semuanya, dan juga menyambung doa-doa istighotsah sebelumnya, monggo hadir BESOK (Jumat 17 Okt 2014) jam 18.30 di Averroes Community Perum D’Wiga Regency A3-12.

Bocoran menu hidangan: Nasi pulen Thailand, Ayam Bangkok goreng, Tumis Kangkung Bangkok, buah Duren dan Jambu Bangkok.

Hesty
16 Oktober 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar